ungu

Senin, 11 April 2016

tugas softskill 2 karangan ilmiah



PENGARUH BRAND IMAGE DAN HARGA TERHADAP MINAT KONSUMEN PRODUK SARI ROTI”
(Masyarakat kelurahan kampung melayu, Jakarta Timur)


ABSTRAK


Hijeriah : 14213111
“PENGARUH BRAND IMAGE DAN HARGA TERHADAP MINAT KONSUMEN PRODUK SARI ROTI”
(Masyarakat kelurahan kampung melayu, Jakarta Timur)

PI. Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, 2016
 (xii + 57 + Lampiran)

            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand image dan harga terhadap minat konsumen produk sari roti. Objek Penelitian ini adalah masyarakat kelurahan kampung Melayu, Jakarta Timur. Sebanyak 100 orang. Jenis Penelitian ini didapat dengan menyebar kuisioner. Pengujian dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan softwere SPSS versi 16. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah seperti uji validitas dan reabilitas, uji asumsi klasik, regresi berganda, uji koefisien korelasi berganda (R2), uji koefisien determinasi berganda, uji F dan uji T. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel secara parsial variabel brand image tidak berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen, sedangkan variabel harga secara signifikan berpengaruh terhadap minat konsumen dan secara simultan variabel brand image dan harga berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen.
Kata Kunci : Brand Image, Harga, Minat Konsumen

Daftar Pustaka (2004-2014)



1.1  Tujuan Penelitian           
            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :
1.    Untuk menganalisis pengaruh brand image terhadap minat konsumen untuk membeli produk sari roti
2.    Untuk menganalisis pengaruh harga terhadap minat konsumen untuk membeli produk sari roti
3.    Untuk menganalisis pengaruh brand image dan harga terhadap minat konsumen untuk membeli produk sari roti

1.2  Manfaat Penulisan
1.    Manfaat Bagi Penulis:
a.    Menambah pengetahuan mengenai keilmuan di bidang pemasaran serta meningkatkan kemampuan dalam penulisan ilmiah.
b.    Memberikan pemahaman teoritis seperti apa yang sudah dipelajari selama proses penelitian, agar dapat diterapkan didalam kehidupan bermasyarakat.

2.    Manfaat Bagi Perusahaan:
a.    Sebagai bahan evaluasi mengenai permasalahan dalam strategi pemasaran yang dijalan oleh perusahaan.
b.    Memberikan pemikiran berupa ide atau saran sebagai acuan untuk memperbaiki dan meningkatkan strategi pemasaran yang terkait dalam usahanya untuk membangun suatu keputusan bagi seorang konsumen untuk menggunakan jasa perusahaan.





3.1    Teori Penelitian
                 Adapun penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitian ini dan dapat dijadikan sebagai dasar dalam penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan oleh:
1.      Nama : putri setyarini
Judul : analisis pengaruh kualitas produk, harga, dan merek deterjen “attack easy” terhadap kepuasan konsumen di andina mart gonilan, kartasura sukoharjo, fakultas ekonomi dan bisnis
Universitas muhammadiyah surakarta.
Berdasarkan penelitian tentang pengaruh kualitas produk, harga dan merek deterjen “Attack Easy” terhadap kepuasan konsumen di Andina Mart Gonilan, Kartasura Sukoharjo.

2.      Nama : Bella Gusniar
Judul : Pengaruh Citra Merek (Brand Image), Harga Dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Produk Hand And Body Lotion Merek Citra (Study Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Dian Nuswantoro)
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan mengevaluasi hasil analisis regresi, mengenai pengaruh citra merek, harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian pada produk hand and body lotion merek citra.

3.      Nama  :  Fitria Engla Sagita
Judul : Pengaruhbrand Image Dan Hargaterhadap Keputusan Pembelian Ulang Produkkentucky Fried Chicken (Kfc) Di Cabang Basko Grand Malloleh Mahasiswa Universitas Negeri Padang Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka Kampus Air Tawar Padang.
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan sebelumnya, berikut ini dapat disimpulkan beberapa hal antara lain: 1. Brand image berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian ulang produk Kentucky Fried Chicken (KFC) di cabang Basko Grand Mall oleh mahasiswa Universitas Negeri Padang. 2. Harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian ulang produk Kentucky Fried Chicken (KFC) di cabang Basko
Grand Mall oleh mahasiswa Universitas Negeri Padang.

3.2    Metode Pengumpulan Data
   Dalam penelitian ini metode pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah dengan menggunakan studi lapangan dan studi pustaka.
1.    Studi Lapangan
Studi lapangan digunakan untuk memperoleh data primer dengan menggunakan cara, yaitu :
a.    Kuisioner
Kuisioner adalah pengumpulan data dengan cara menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden yang dijadikan sebagai sampel penelitian.
2.    Studi Pustaka
Studi pustaka digunakan untuk mengumpulkan data sekunder dari perusahaan, landasan teori dan informasi yang berkaitan dengan penelitian ini. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai masalah yang sedang dibahas.








4.1    Hasil Penelitian
4.1.1   Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
                 Jenis kelamin dapat memberikan perbedaan pada perilaku seseorang dalam pesepsi tertentu, maka jenis kelamin responden memungkinkan untuk memiliki perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Komposisi responden menurut jenis kelamin disajikan pada tabel 4.1, sebagai berikut:
Tabel 4.1
Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Jenis Kelamin
No.
Jenis Kelamin
Jumlah Responden
Presentase
1.
Laki-laki
33
33%
2.
Perempuan
67
67%
Total
100
100%


Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
                           Gambar 4.1

Dalam penelitian ini peneliti melakukan penelitian terhadap 100 responden, jumlah responden berjenis laki-laki 33 atau 33% responden dan jumlah responden berjenis perempuan terdiri dari 67 atau 67% responden.



4.1.2   Karakteristik Responden berdasarkan Pendapatan
                 Tinggi rendahnya pendapatan seseorang akan berpengaruh terhadap persepsi yang berbeda dalam mengambil sebuah keputusan. Dapat dilihat dengan gambar 4.2 berikut :
Tabel 4.2
Responden Berdasarkan Pendapatan


Frequency
Pendapatan
Persentasi
1
26
<500.000
26%
2
44
500.000-100.000
44%
3
30
>1.000.000
30%
Total
100
100,0
100,0


Responden Berdasarkan Pendapatan
Gambar 4.2

Dalam penelitian ini peneliti melakukan penelitian terhadap 100 responden berdasarkan pendapatan, jumlah responden yang mempunyai pendapatan Rp < 500.000 terdiri dari 26 atau 26%  responden, pendapatan Rp500.000 - Rp1.000.000 terdiri dari 44 atau 44% responden, dan pendapatan >1.000.000 terdiri dari 30  atau 30% responden.
4.1.3        Identitas Responden Berdasarkan Jenis Pekerjaan
Berdasarkan data penelitian yang dilakukan dari penyebaran kuesioner maka diperoleh data tentang pekerjaan responden yang dapat dilihat pada tabel berikut :





Tabel 4.3
Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan
No.
Pekerjaan Responden
Jumlah Responden
Presentase
1.
Ibu rumah tangga
50
50%
2.
Pegawai Negeri/Swasta
15
15%
3.
pelajar
35
35%
Total
100
100%
Sumber : Hasil Kuesioner

Gambar 4.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan
Dari tabel dan gambar diatas menunjukan bahwa dari 100 orang responden yang dijadikan sampel dalam penelitian ini, 50% atau 50 orang berprofesi sebagai ibu rumah tangga, 15% atau 15 orang berprofesi sebagai pegawai negeri/swasta, 35% atau 35 orang dengan berprofesi pelajar. Jumlah responden yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga lebih banyak dikarenakan mereka yang lebih sering membeli produk sari roti.



4.2              Hasil Uji Instrumen Penelitian
4.2.1        Uji Validitas
Uji validitas digunakan untuk memilih diantara item-item pertanyaan yangrelevan untuk dianalisis dengan cara menguji korelasi antara skor item pertanyaan dan skor total dari pertanyaan tersebut. Dalam penelitian menggunakan cara membandingkan nilai r hitung r tabel untuk degree of freedom (df) = n – 2, dalam hal ini n adalah jumlah sampel. Pada kasus ini jumlah sampel (n) = 100 dan besarnya df dapat dihitung 100 – 2 = 98 dan alpha = 0,05 di dapat r tabel sebesar 0,1996.

Tabel 4.4
Uji Validitas

Variabel Indikator
Corrected Item-Ipha Total Correlation
Croncbach’s A
Keterangan

Brand Image (X1)

0,821
Reliabel
1
Merek Sari roti merupakan merek yang terkemuka di Indonesia
0,674

Valid
2
Merek sari roti mudah di ingat
0,598

Valid
3
Merek sari roti salah satu yang konsisten dengan kualitasnya
0,540

Valid
4
Brand image atau design gambar sudah sesuai dengan keinginan Anda
0,496

Valid
5
PT. Nippon Indosari Corpindo menghasilkan  makanan yang jujur, yang menyajikan berbagai macam rasa
0,674

Valid

6
PT. Nippon Indosari Corpindo menghasilkan makanan yang tidak pernah mengecewakan konsumennya
0,598

Valid

Harga (X2)

0,699
Reliabel
1
Harga sari roti sesuai dengan harapan saya
0,735

Valid
2
Harga sari roti bisa bersaing dengan merek roti lainnya
0,349

Valid
3
Sari roti memiliki harga yang sesuai dengan kualitas yang ditawarkan
0,735

Valid
4
sari roti sering memberikan discount pada saat melakukan promosi tertentu
0,222

Valid
5
Sari roti sesuai dengan daya beli saya
0,332

Valid

Minat Konsumen (Y)

0,689
Reliabel
1
Kualitas produk sari roti mempengaruhi minat beli saya
0,293

Valid
2
Harga pasaran sari roti m4empengaruhi minat beli saya
0,331

Valid
3
Saya membeli produk sari roti karena mudah di dapatkan
0,665

Valid
4
Adanya informasi dari pihak lain melalui iklan televisi mempengaruhi minat beli saya
0,318

Valid
5
Saya ingin membeli kembali produk sari roti
0,665

Valid
Sumber: hasil kuisioner yang diolah menggunakan SPSS 16, 2015

Pada hasil pengolahan data pada tabel diketahui bahwaa seluruh pertanyaan telah valid, karena dengan menggunakan persyaratan minimal corrected item total correation sebesar 0,1996 untuk validitas dan Cronbach alpha sebesar 0,60 untuk reabilitas.

4.2.2        Uji Reliabilitas
Uji Realibilitas merupakan tingkat kehandalan suatu instrumen penelitian. Pengujian reliabilitas akan dilakukan dengan menggunakan Croncbach Alpha.  Hasil pengolahan data untuk uji reliabilitas dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.5
Uji Reliabilitas
Variabel
Jumlah Indikator
Cronbach’s Alpha
Keterangan
Brand Imaga (X1)
6
0,821
Reliabel
Harga (X2)
5
0,699
Reliabel
Minat Konsumen (Y)
5
0,689
Reliabel
Sumber : hasil kuisioner diolah menggunakan SPSS 16, 2015.

Berdasarkan tabel 4.4 menunjukkan bahwa setiap variabel diatas memiliki nilai Cronbach’s Alpha > 0,60. Jadi dapat disimpulkan bahwa alat ukur kuisioner dalam penelitian ini reliabel.

4.2.3        Uji Asumsi Klasik
4.2.3.1  Uji Normalitas
Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui data variabel penelitian berdistribusi normal atau tidak.pengujian normalitas menggunakan teknik analisis Kolmogrov-Smirnov dan menggunakan program SPSS 16. Hasil uji normalitass untuk masing-masing diensi dan variabel penelitian disajikan sebagai berikut:


Tabel 4.6
Uji Normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test


totalbrand
totalharga
Totalminat
N
100
100
100
Normal Parametersa
Mean
19.61
16.70
17.44
Std. Deviation
4.065
3.672
3.852
Most Extreme Differences
Absolute
.090
.118
.107
Positive
.076
.118
.065
Negative
-.090
-.091
-.107
Kolmogorov-Smirnov Z
.904
1.183
1.073
Asymp. Sig. (2-tailed)
.388
.122
.200
a. Test distribution is Normal.








Sumber: hasil kuisioner diolah menggunakan SPSS 16, 2015
Hasil uji normalitas diatas dapat diketahui bahwa semua dimensi dan variabel penelitian mempunyai nilai signifikan lebih besar dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa data penelitian berdistribusi normal.

4.2.3.2  Uji Multikolineritas
Uji multikoleniaritas dilakukan untuk mengetahui besarnya interkolerasi antara variabel bebas dalam penelitian ini. Jika terjadi kolerasi maka terjadi multikolinieritas. Untuk mengetahui ada tidaknya multikolinieritas dapat dilihat pada nilai VIF. Apabila nilai VIF nya di bawah 10 maka tidak terjadi multikolinearitas. Hasil uji multikolinearitas pada penelitian ini disajikan pada table dibawah ini:
Tabel 4.7
Hasil Uji Multikolineritas
Model
Collinearity Statistics
Tolerance
VIF
1
(Constant)



Brand Image
.471
2.125

Harga
.471
2.125








Sumber: hasil kuisioner diolah menggunakan SPSS 16, 2015
Dari tabel diatas terlihat bahwa semua dimensi yaitu brand image dan harga mempunyai nilai VIF dibawah 10, sehingga dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini tidak terjadi multikolinieritas.

4.2.3.3  Uji Heteroskedastisitas
Uji heteroskeditas bertujuan menguji apakah dalam regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual suatu pengamatan ke pengengamatan yang lain. Heteroskedastisitas menunjukkan penyebaran variabel bebas. Penyebaran yang acak menunjukkan model regresi yang baik, dengan kata lain tidak terjadi heteroskedastisitas. Untuk menguji heteroskedastisitas dapat dilakukan dengan grafik scatterplot dengan pola titik-ttik yang menyebar diatas dan dibawah sumbu Y. Berikut hasil pengolahan menggunakan program SPSS 16:
Gambar 4.4
Uji Heteroskedastisitas
Sumber: hasil kuisioner diolah menggunakan SPSS 16, 2015
Pada grafik scatterplot terlihat bahwa titik-titik menyebar secara acak serta tersebar baik diatas maupun dibawah angka nol pada sumbu Y. Hal ini dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi ini.

4.2.4        Analisis Regresi Berganda
Hasil dari analisis regresi adalah berupa koefisien untuk masing-masing variabel independen. Dalam penelitian ini variabel independen yang digunakan adalah Brand Image (X1) dan Harga (X2). Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah minat konsumen pada produk sari roti (Y).
Hasil perhitungan software SPSS (Statistical Package for Social Science) versi 16, Berdasarkan tabel 4.5 diperoleh persamaan regresi linear berganda adalah:


Tabel 4.8
Hasil Analisis Regresi Berganda
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
T
Sig.

B
Std. Error
Beta

1
(Constant)
10.205
1.826

5.588
.000
Brand Image
-.026
.127
-.027
-.205
.838
Harga
.464
.141
.442
3.296
.001












Sumber: hasil kuisioner diolah menggunakan SPSS 16, 2015.
Persamaan regresi linear berganda dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:



Text Box: Y = a + b1X1 + b2X2 + e
 
                       

Dimana :
Y = Minat Konsumen
a = Konstanta
b1 = Koefisien regresi dari Brand Image
X1  = Brand Image
b2 = koefisien regresi dari Harga
X2 =  Harga
e   = error / variabel pengganggu

Nilai koefisien dapat dilihat pada tabel Coefficients dan dimasukkan pada persamaan berikut ini:
Y = 10.205 - 0.026 (X1) + 0.464 (X2)

Berdasarkan hasil persamaan regresi linier berganda terssebut dapat dijelaskan bahwa:
1.    Konstanta sebesar 10.205 menyatakan bahwa jika tidak ada variabel brand image dan harga maka tingkat minat konsumen pada produk sari roti sebesar 10.205
2.    Koefiesien regresi X1 sebesar -0.026 artinya apabila variabel brand image menurun sebesar satu satuan, maka minat konsumen akan menurun sebesar -0,026
3.    Koefisien regresi X2 sebesar 0.464 menyatakan bahwa jika ditambahkan satu-satuan pada variabel harga maka tingkat minat Konsumen pada produk sari roti naik sebesar 0.464
Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda diatas terlihat bahwa semua variabel independen brand image  dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minatKonsumen pada produk sari roti.

4.2.5        Koefisien Determinasi
Koefisien determinasi (R2) pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel independen, nilai koefisien determinasi (R2) yang mendekati 1 berarti variabel-variabel independennya memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependent (Y). Koefisien ini menunjukkan seberapa besar persentase variasi variabel independent yang digunakan dalam model mampu menjelaskan variasi variabel dependent.
Dalam hasil analisis regresi, dapat dilihat pada output model summary yang disajikan sebagai berikut:


Tabel 4.9
Hasil Koefisien Determinasi (R2)


Model
R
R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate




1
.423a
.179
.162
3.526


Sumber : hasil kuisioner diolah menggunakan SPSS 16, 2015
a. Predictors: (Constant), kualitas, harga

b. Dependent Variable: kepuasan


Nilai Adjusted R square sebesar 0,162 berarti variabel independen (brand image dan harga) mampu menjelaskan 91,1% terhadap kepuasaan konsumen sedangkan 9,8% sisanya dijelaskan oleh fakor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.

4.3              Pengujian Hipotesis
4.3.1        Pengujian Secara Parsial (Uji T)
Uji T bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh secara parsial (individu) dari variabel independen brand image dan harga terhadap variabel dependen minat konsumen ditunjukkan pada tabel berikut:


Tabel 4.10
Uji t
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
T
Sig.

B
Std. Error
Beta

1
(Constant)
10.205
1.826

5.588
.000
Brand Image
-.026
.127
-.027
-.205
.838
Harga
.464
.141
.442
3.296
.001









Sumber: hasil kuisioner diolah menggunakan SPSS 16, 2015.

Perumusan hipotesis :
Ho: Tidak terdapat pengaruh secara signifikan antara variabel kualitas pelayanan secara parsial terhadap kepuasan konsumen.
Ha: Terdapat pengaruh secara signifikan antara variabel kualitas pelayanan secara parsial tehadap kepuasan konsumen.
Berdasarkan hasil uji t pada tabel 4.9 maka diketahui hal-hal sebagai berikut :
1.    brand image
Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai t hitung (-0,205) > t tabel (1,660) dan tingkat signifikan variabel brand imagesebesar 0,838< 0,05. Maka Ho ditolak  hal ini berarti bahwa variabel brand image berpengaruh secara signifikan terhadap minat kepuasan produk Sari Roti
2.    Harga
Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai t hitung (3,296 > t tabel (1,660) tingkat signifikan variable harga sebesar 0,001< 0,05. Maka  Ho ditolak, hal ini berarti bahwa variabel hargaberpengaruh secara signifikan terhadap minat kepuasan produk sari Roti .



4.3.2        Pengujian Secara Simultan (Uji F)
Uji statistik F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel independen yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependennya. Hasil perhitungan uji F ini dapat dilihat pada Tabel 4.10 berikut:
Tabel 4.11
Hasil Uji f
ANOVAb

Model
Sum of Squares
Df
Mean Square
F
Sig.

1
Regression
262.332
2
131.166
10.547
.000a
Residual
1206.308
97
12.436


Total
1468.640
99



a. Predictors: (Constant), totalharga, totalbrand


















Sumber: hasil kuisioner diolah menggunakan SPSS 16, 2015.
Perumusan Hipotesis:
Ho = Minat konsumen secara simultan tidak mempunyai pengaruh
yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan.
Ha = Minat konsumen secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan.
Hasil pengujian menunjukan bahwa secara simultan variabel independen (brand image dan harga) berpengaruh signifikan terhadap Minat konsumen dengan nilai F hitung (10,547) > F tabel (3,94) signifikansi 0,000 (<0,05), maka Ho ditolak.
.
4.4              Rangkuman Hasil Pembahasan
1)        Hasil analisis validitas dan reabilitas pada hasil pengolahan data pada table diketahui bahwa seluruh pernyataan telah valid, karena dengan menggunakan persyaratan minimal corrected item total correlation>0,1996 R-tabel untuk validitas dan cronbach alpha>0,60 untuk reabilitas.
2)        Analisis Regresi Linier Berganda menghasilkan model persamaan regresi sebagai berikut:

Y = 10.205 + (-0.026) (X1) + 0.464 (X2)
Berdasarkan hasil persamaan tersebut terlihat bahwa semua variable independen brand image dan harga berpengaruh dan signifikan terhadap minat konsumen produk Sari Roti.
3)        Dalam pengujian hipotesis menggunakan Uji F dan Uji T. Uji F menunjukan bahwa brand image dan harga secara simultan berpengaruh terhadap minat konsumen produk sari roti. Sedangkan untuk Uji T menunjukan bahwa brand image dan harga yang secara parsial memiliki pengaruh terhadap minat konsumen produk sari roti. Analisis Koefisien Determinasi (R2) menghasilkan nilaiAdjusted R square sebesar 0,162 berarti variabel independen (brand image dan harga) mampu menjelaskan 91,1% terhadap kepuasaan konsumen sedangkan 9,8% sisanya dijelaskan oleh fakor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.








5.1              Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian mengenai Analisis Pengaruh Brand Image dan Harga terhadap Minat Konsumen Produk Sari Roti. Maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1.      Variabel brand image secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen karena hasil uji hipotesis didapat bahwa nilai t hitung lebih kecil dari t tabel. 
2.      Variabel harga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen karena hasil uji hipotesis didapat bahwa nilai t hitung lebih besar dari t tabel.
3.      Dari hasil uji signifikansi simultan (F-test) nilai F lebih besar dari 0,05. Dari hasil uji F disimpulkan bahwa variabel brand image dan harga secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap minat konsumen.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUGAS ke 4 BAHASA INGGRIS BISNIS 2

As many as one thousand years ago in the southwest, the Hopi and Zuni Indians of North America were building with adobe-sun-baked brick pla...